Startner

Siapa yang tidak familiar dengan TikTok? Aplikasi media sosial yang mengadaptasi tren short video ini menjadi populer di kalangan generasi muda. Bahkan, TikTok telah diunduh sebanyak 4,7 miliar kali di seluruh dunia. 

Tidak hanya untuk hiburan, TikTok sangat efektif sebagai media pemasaran. Pemasaran dan branding banyak dilakukan oleh brand yang ingin menjangkau audiens yang lebih luas. TikTok tentunya memiliki kelebihan dan kekurangan, khususnya bila diadaptasi oleh suatu bisnis. 

Bagi kamu yang menekuni bisnis dan sedang membangun brand, artikel ini cocok buat kamu! Yuk, cari tahu tentang kelebihan dan kekurangan TikTok dibandingkan media sosial lain bagi brand!

 

Apa itu TikTok?

TikTok adalah aplikasi media sosial yang populer yang memungkinkan pengguna membuat, menonton, dan berbagi video berdurasi 15 detik yang diambil dengan perangkat seluler. Ciri khas dari aplikasi ini yaitu feeds yang dipersonalisasi berbentuk short video yang ditambahkan musik atau efek suara.

TikTok juga terkenal karena kualitas dan tingkat keterlibatan aplikasi yang tinggi. Selain musik dan efek suara, para Kreator profesional maupun amatir juga dapat menambahkan efek filter serta stiker pada video. Selain itu, TikTok memungkinkan Kreator berkolaborasi pada konten dengan video duet layar terpisah.

 

Bagaimana TikTok Sangat Populer dan Viral?

Kamu pasti sudah familiar dengan aplikasi TikTok. Aplikasi buatan ByteDance ini memulai perjalanannya pada September 2016 dan langsung mendapatkan sambutan di Tiongkok. Dalam satu tahun, ByteDance kemudian meluncurkan TikTok secara internasional pada September 2017.

Titik balik utama terjadi pada November 2017, ketika ByteDance mengakuisisi aplikasi media sosial Musical.ly, yang sudah populer di AS dan Eropa. Pada Agustus 2018, TikTok dan Musical.ly digabungkan, memperluas jangkauannya dengan pengguna Gen Z yang beragam serta internasional.

Popularitas TikTok melonjak selama pandemi COVID-19, ketika orang-orang beralih ke platform digital untuk hiburan sambil berada di rumah. Lonjakan berikutnya dalam keterlibatan pengguna dan pembuatan konten yang eksplosif, memperkuat posisi TikTok sebagai salah satu platform media sosial terkemuka.

 

Bagaimana TikTok Bekerja?

Istilah For Your Page (FYP) di TikTok telah mengubah cara pengguna media sosial mengonsumsi konten. TikTok menampilkan campuran konten dari akun Kreator yang diikuti (following) dan yang tidak/belum diikuti. Ini semua muncul pada satu halaman yang disesuaikan dengan preferensi pengguna. 

Preferensi begitu akurat dikarenakan algoritma TikTok yang bekerja. Algoritma ini terdiri dari beberapa elemen kunci yaitu engagement, user interactions, informasi video dan pengaturan perangkat, serta akun. Setiap faktor ini bertujuan untuk membantu pengguna menemukan konten baru dan relevan. 

Algoritma TikTok menekankan relevansi konten daripada popularitas Kreator. Ini berarti jika kamu baru di TikTok, konten kamu berkesempatan mendapatkan visibilitas yang signifikan. Key tools dalam proses penemuan ini termasuk hashtags, keywords, dan common search phrases.

 

Kelebihan TikTok dibanding Media Sosial Lain?

Sumber: Pexels

 

Sebagai aplikasi media sosial yang banyak digunakan, TikTok memiliki kelebihan dibanding media sosial lain. Kelebihan inilah yang membuatnya begitu populer dan disenangi banyak kalangan. Berikut kelebihan TikTok yang perlu kamu ketahui. 

Dominasi Video Pendek

Video pendek TikTok berdurasi hingga 60 detik. Ini memenuhi keinginan pengguna modern untuk konten yang cepat dan menarik. Berbeda dengan platform lain yang mengandalkan teks dan gambar, pendekatan TikTok yang berfokus pada video, menawarkan pengalaman dinamis serta menyeluruh.

Kurasi Konten Berbasis Algoritma

FYP TikTok merupakan kunci suksesnya. Didukung oleh algoritmanya, FYP mengkurasi feed personal untuk setiap pengguna. Ini menganalisis user behavior, preferensi, dan interaksi secara real-time untuk memberikan aliran konten yang membuat pengguna terus menjelajah.

Kebebasan Berkreasi

Luasnya library dari trek audio, efek, dan filter, memberdayakan pengguna untuk mengeluarkan kreatifitas Kreator. Baik itu melalui lip-sync lagu populer, berpartisipasi dalam challenge, atau membuat konten asli, TikTok menawarkan media untuk mengekspresikan diri. 

Tren dan Challenge

Kemampuan TikTok untuk menghasilkan tren dan challenge yang viral telah menyatukan basis penggunanya. Tren-tren ini mendorong partisipasi, membuat pengguna merasa bagian dari proses kreatif bersama.

TikTok Shop

TikTok Shop memungkinkan brand untuk memamerkan dan menjual produk kepada komunitas TikTok untuk ditemukan kemudian dibeli. Pengguna hanya tinggal jelajahi, pilih, dan tambahkan produk ke keranjang belanja. TikTok Shop juga seringkali mengadakan diskon saat live berlangsung. 

Keterlibatan Tinggi

Keterlibatan tinggi di TikTok mengacu pada sejauh mana pengguna terlibat dan berinteraksi dengan konten di platform tersebut. Keterlibatan tinggi biasanya diukur melalui berbagai metrik, termasuk jumlah likes, komentar, share, dan interaksi lainnya yang terjadi pada suatu video.

Kesetaraan Peluang

TikTok memberikan peluang yang sama bagi semua pengguna untuk mendapatkan visibilitas. Bahkan, pengguna baru dapat dengan cepat membangun audiens besar jika kontennya menarik perhatian.

Kemudahan Kolaborasi

TikTok memiliki dua tools yang sangat efektif untuk berkolaborasi dengan pengguna lain, yaitu Duet dan Stitch. Duet memungkinkan Kreator menambahkan video bersamaan. Sedangkan Stitch memungkinkan untuk mengedit dan menyisipkan video langsung ke dalam konten pengguna lain.

 

Kekurangan TikTok dibanding Media Sosial Lain?

Meskipun TikTok memiliki kelebihan dan popularitas, platform ini juga memiliki beberapa kekurangan dibandingkan dengan media sosial lainnya. Berikut ini beberapa kekurangan TikTok yang dianggap oleh sebagian pengguna.

Privasi dan Keamanan Data

TikTok telah mendapat perhatian terkait privasi dan keamanan data. Pengguna khawatir jika data pribadi dapat dibagikan dengan pihak yang tidak bertanggung jawab. Hal ini begitu jelas karena algoritma yang melacak preferensi pengguna, hingga konten yang muncul menjadi sangat related.  

Konten yang Tidak Sesuai

TikTok memiliki berbagai konten, dan tidak semuanya cocok untuk semua audiens. Beberapa konten mungkin mengandung bahasa atau tema yang tidak pantas untuk pengguna yang lebih muda. Mungkin juga mengganggu atau bahkan menyinggung beberapa pengguna. 

Isu Kontroversial

TikTok telah terlibat dalam beberapa kontroversi terkait keamanan anak-anak, cyberbullying, dan isu-isu kontroversial lainnya. Selain itu, beberapa tantangan yang muncul di platform ini dapat berpotensi membahayakan keselamatan pengguna.

Ketergantungan dan Waktu yang Dihabiskan

Fitur tak berhenti menjelajah di TikTok dapat membuat pengguna menghabiskan waktu yang lama di platform tersebut. Hal ini dapat menjadi kurang produktif dan bahkan menjadi kecanduan bagi sebagian orang.

 

Kapan Sebuah Brand Perlu Menggunakan TikTok?

Sebuah brand perlu menggunakan TikTok saat ingin menjangkau audiens yang lebih luas dan lebih muda. Walaupun TikTok digunakan oleh lintas generasi, pengguna muda seperti Gen Z lebih dominan menggunakan aplikasi media sosial ini.

Dengan luasnya audiens, memungkinkan sebuah brand terlihat, sehingga meningkatkan penjualan. Mencoba TikTok juga merupakan upaya pemasaran dengan risiko rendah. 

Sejumlah brand telah mencapai kesuksesan melalui konten user generated content (UGC) berbayar maupun organik. Fitur live pada TikTok Shop juga menjadi favorit banyak brand yang menambah keterjangkauan hingga pembelian. 

Sebuah brand perlu menggunakan TikTok saat ingin mencari informasi tentang tren terbaru. Setelah menemukan tren terbaru, brand dapat menyesuaikannya dengan kebutuhan kampanye pemasaran. Strategi ini dapat menjadi suatu yang related. 

 

Siap Go Digital Tanpa Ragu Bersama Startner

Di era modern ini, sebuah bisnis perlu diintegrasikan dengan ekosistem digital dan teknologi agar tidak tertinggal jauh. Begitu pula dengan penggunaan TikTok sebagai media baru yang digunakan sebagai saluran pemasaran oleh bisnis. 

Untuk mengejar ketinggalan, integrasikan bisnismu dengan konten-konten media sosial guna lebih mudah menjangkau audiens. Agar bisnismu siap go digital, konsultasikan kebutuhannya melalui Startner!

Gunakan jasa Startner untuk membantu kamu memaksimalkan potensi bisnis. Khususnya, strategi pemasaran melalui media sosial. Yuk, majukan bisnismu dengan Starner sekarang juga!