Startner

Strategi pemasaran di dunia digital ini semakin beragam, salah satunya dengan optimasi Search Engine Optimization (SEO). SEO berguna untuk meningkatkan visibilitas merek maupun bisnis kamu melalui search engine. 49% Marketer melaporkan bahwa organic search memiliki ROI (Return on Investment) terbaik dari semua saluran pemasaran. 

Adapun pencarian organik merupakan hasil alami dari implementasi SEO yang efektif. Jadi, SEO memainkan peran kunci dalam membantu website muncul secara organik di hasil pencarian dan meningkatkan visibilitas online suatu entitas atau bisnis.

Maka dari itu, sebagai pebisnis, kamu harus memahami pentingnya SEO serta cara kerjanya. Selain itu, pengetahuan tentang berbagai search engine juga harus kamu ketahui. Simak penjabarannya berikut agar semakin paham!

 

Apa itu SEO?

Search Engine Optimization (SEO) dalam bahasa Indonesia artinya optimisasi mesin pencari. SEO adalah serangkaian proses teknis untuk meningkatkan visibilitas sebuah website di mesin pencari, seperti Google, dengan tujuan untuk mendapatkan lebih banyak traffic organik. 

Dengan SEO, sebuah website mudah ditemukan, meningkatkan konversi dan kunjungan, hingga menghasilkan penjualan. SEO juga bicara tentang memenuhi kebutuhan pencarian pengguna dengan membuat konten relevan dan berkualitas tinggi, serta memberikan pengalaman pengguna yang terbaik.

 

Kenapa SEO Penting?

Setiap kali kamu ingin pergi ke suatu tempat, mencari informasi, penelitian, maupun membeli produk/jasa, biasanya dimulai dengan pencarian. Pencarian saat ini bisa dilakukan di mesin pencari web tradisional, platform sosial, atau website retail.

Pencarian menjadi sumber traffic utama bagi website, sehingga penting untuk menjadi ‘search engine friendly’. Artinya, meningkatkan visibilitas website dan peringkat lebih tinggi dalam hasil pencarian dibandingkan pesaing, dapat berdampak positif pada keuntungan. Itulah mengapa SEO penting dioptimalisasi. 

Adapun organic search menyumbang 53% dari semua website traffic. Hal ini merupakan salah satu alasan besar mengapa industri SEO global diperkirakan akan tumbuh sebesar $122.11 miliar atau sekitar Rp1.9 triliun pada tahun 2028. SEO memberikan hasil bisnis nyata untuk merek, bisnis, dan organisasi dari berbagai skala.

 

Bagaimana cara Kerja SEO?

Lantas, bagaimana Google menentukan halaman mana yang akan muncul di halaman hasil pencarian (search engine results page/SERP) untuk setiap kueri tertentu? 

Mesin pencari (search engine) terus-menerus menjelajahi web, mengumpulkan, mengkategorikan, dan menyimpan miliaran halaman web di indeksnya. Ketika mencari sesuatu dan search engine menampilkan hasil, artinya mesin itu mengambil dari indeksnya, bukan langsung dari website.

Search engine menggunakan algoritma untuk menyusun hasil berdasarkan sejumlah kriteria. Termasuk kualitas konten, relevansinya terhadap kueri pencarian, domain, dan lainnya. Interaksi pengguna dengan hasil pencarian, juga diperhitungkan dalam algoritma tersebut. 

Dengan kata lain, SEO berfungsi seperti sistem umpan balik yang kompleks, untuk menampilkan hasil yang paling akurat, terpercaya, dan relevan untuk setiap pencarian tertentu dengan menggunakan masukan dari pengguna, mesin pencari, dan pengguna.

 

Search Engine yang Perlu Dioptimasi dan Diperhatikan

7 Search Engine yang Perlu Dioptimasi

Sumber: Pexels

 

Ada banyak search engine yang perlu diketahui dan kamu optimasi, sesuai kebutuhan bisnis kamu. Simak beberapa search engine yang seringkali digunakan dalam optimasi SEO. 

Google

Google Search merupakan search engine paling populer. Mesin pencari Google sepenuhnya otomatis, menggunakan software yaitu web crawler tool/spiders, yang menjelajahi halaman-halaman web secara teratur. Tujuannya untuk menemukan halaman yang akan ditambahkan ke indeks Google.

Untuk mengoptimasi SEO pada Google, sebuah website haruslah mencakup SEO yang sesuai dengan algoritma Google. Algoritma pada Google sendiri dibangun untuk memberikan jawaban terbaik dan pengalaman terbaik kepada pengguna.

Microsoft Bing

Bing merupakan search engine yang dimiliki sekaligus dioperasikan oleh Microsoft, serta menjadi default untuk browser Microsoft Edge dan Internet Explorer. Bing tidak memiliki pangsa pasar sebesar Google. Bing populer di negara Inggris, AS, dan Kanada. 

Pada praktik SEO, Bing sama seperti Google yakni menyediakan konten yang jelas dan mudah ditemukan. Namun, Bing memasukkan peran media sosial dalam pertimbangkan ranking organik. 

Yahoo

Yahoo adalah platform serba guna yang mencakup email, berita, dan search engine. Halaman utama cukup ramai, tetapi pengguna dapat menggunakan pencarian Yahoo dengan mengetik pertanyaan pada top bar. Kemudian menekan enter atau mengklik ikon kaca pembesar.

Mengoptimasi SEO di Yahoo lebih mudah, karena algoritmanya tidak seperti Google. Persaingan SERP-nya juga yang lebih sedikit dan memberikan nilai lebih tinggi pada otoritas domain. Jika kamu memiliki website yang sudah maju dan mencoba optimasi di Yahoo, mungkin bisa mendapatkan peringkat lebih cepat.

DuckDuckGo

DuckDuckGo yaitu search engine yang tidak melacak penggunanya. Jadi, pengguna mendapatkan lebih banyak kontrol atas data online pribadi. DuckDuckGo juga tidak menyimpan history serta dapat membantu memblokir advertising trackers di seluruh web. 

DuckDuckGo menggunakan algoritma khusus untuk hasil pencarian. Lakukan pencarian dan kamu akan mendapatkan hasil yang mirip tetapi tidak identik. Beberapa cara optimasi SEO di search engine ini yaitu dengan menambahkan data lokasi pada website dan submit sitemap ke beberapa search engine.

Yandex

Yandex merupakan search engine Rusia, yang mendominasi hampir 100% pasar disana. Yandex menekankan elemen seperti keyword dalam URL yang tidak ditekankan oleh Google, dan tidak terlalu memperhatikan struktur internal linking. Namun, Yandex lebih lambat daripada Google dalam menemukan konten baru. 

Jadi, dianjurkan untuk menggunakan Yandex Webmaster untuk pencarian yang lebih cepat. Adapun untuk optimasi SEO di Yandex, ada beberapa faktor yang mempengaruhi peringkat. Seperti relevansi dan optimasi keyword, kualitas konten dan lokalisasi, serta pengalaman pengguna dan optimasi teknis.

Baidu

Baidu adalah mesin pencari terbesar di Tiongkok. Mengoptimalkan SEO untuk menduduki peringkat di Baidu mirip Google. Namun, ada beberapa perbedaan. Baidu menggunakan meta descriptions sebagai faktor peringkat.

Konten yang dirancang untuk menduduki peringkat di Baidu harus ditulis dalam bahasa Tionghoa yang disederhanakan. Baidu memiliki platform tren sendiri yaitu Baidu Feng Yun Bang. Ini merupakan sumber ide konten baru dan relevan yang berguna.

Ecosia

Search engine Ecosia saat ini memiliki lebih dari 15 juta pengguna. Mesin pencari ini membedakan dirinya dari yang lain dengan mendonasikan lebih dari 80% keuntungannya kepada organisasi nirlaba yang fokus pada lingkungan dan penanaman pohon. Ecosia juga mengklaim tidak membagikan data pencari.

Data Bing, data pihak ketiga lainnya, dan algoritma sendiri adalah yang menggerakkan hasil pencarian Ecosia. Karena hasilnya sangat dipengaruhi oleh Bing, mengoptimalkan untuk mesin pencari Bing seharusnya membantu peringkat di Ecosia.

 

Tips Memilih Search Engine yang Perlu Dioptimasi

Untuk mengoptimasi SEO, kamu perlu memilih search engine yang tepat, yang sesuai dengan kebutuhan bisnis kamu. Simak tipsnya berikut ini.

Identifikasi Target Audiens

Untuk memilih search engine untuk optimasi SEO, kamu wajib menentukan tentukan siapa target audiens dari bisnis kamu. Jika target audiens utama berada di wilayah tertentu, pertimbangkan search engine yang populer di wilayah tersebut.

Pahami Tujuan Bisnis

Memahami tujuan bisnis juga akan membantu kamu dalam memilih mesin pencari untuk optimasi SEO. Jika fokus bisnis internasional, Google mungkin menjadi pilihan utama. Namun, untuk pasar lokal tertentu, mungkin ada mesin pencari regional yang lebih efektif.

Periksa Algoritma Peringkat Search Engine

Algoritma peringkat menentukan halaman mana yang paling relevan dan berotoritas. Untuk memeriksanya, kamu dapat bandingkan hasil dari pertanyaan yang sama di berbagai search engine, dan melihat bagaimana perbedaannya dalam hal relevansi, keragaman, serta otoritas. 

Cari Tahu Ukuran dan Kebaruan Indeks

Ukuran indeks menunjukkan seberapa banyak halaman yang dapat diakses oleh search engine, dan kebaruan menunjukkan seberapa sering search engine memperbarui indeksnya dengan halaman baru. 

Secara umum, indeks yang lebih besar dan baru berarti search engine dapat memberikan hasil lebih komprehensif serta terkini. Namun, ukuran dan kebaruan bukanlah satu-satunya faktor penting. Beberapa search engine memiliki indeks yang lebih kecil tetapi selektif, fokus pada kualitas daripada kuantitas.

Lakukan Uji Coba dan Analisis

Yang paling penting dalam optimalisasi SEO di search engine, jangan berhenti untuk lakukan trial and error. Lakukan uji coba dan analisis hasil pencarian untuk memahami seberapa efektif strategi optimasi yang kamu terapkan di setiap search engine.

 

Siap Go Digital Tanpa Ragu Bersama Startner

SEO merupakan strategi pemasaran di dunia digital ini yang hasilnya sangat signifikan bagi bisnis. Optimasi SEO di mesin pencari yang tepat akan membantu bisnismu semakin terlihat. Untuk mengoptimasinya, kamu perlu bantuan konsultan bisnis berpengalaman yang akan mempersiapkan bisnismu go digital. 

Jadi, siapkan bisnismu go digital dengan Startner. Program ini dirancang khusus untuk memaksimalkan potensi bisnis, khususnya agar bisnismu semakin terintegrasi dengan digital tools. Strategi SEO yang tepat juga akan kamu praktikan bersama Startner. Jadi, segera bergabung bersama Startner!